Bagaimana Cara Meminimalkan Risiko Likuidasi?
1. Pantau Maintenance Margin
Untuk menghindari likuidasi, Anda harus selalu memantau Maintenance Margin dan Total Net USD Value. Maintenance Margin adalah jumlah minimum margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi terbuka Anda. Posisi Anda akan dilikuidasi ketika Total Account Value <= Maintenance Margin. Pastikan Anda memiliki saldo margin yang cukup di akun futures Anda untuk menghindari likuidasi, terutama saat terjadi penurunan harga.
2. Gunakan Fungsi Stop-Loss
Menggunakan fungsi stop-loss dapat membantu Anda membatasi dan mengendalikan kerugian potensial. Stop-loss order adalah pesanan bersyarat yang dieksekusi pada harga tertentu setelah harga pemicu tercapai. Pesanan ini membeli atau menjual pada harga pasar/limit, tergantung parameter pesanan Anda. Stop-loss dapat digunakan untuk membatasi kerugian pada posisi yang bergerak tidak sesuai harapan. Misalnya, jika Anda menetapkan stop loss 20% dari harga masuk, pesanan akan dipicu saat harga turun 20% dari entry price Anda. Dengan menyiapkan stop-loss, Anda dapat keluar dari posisi rugi lebih awal dan terhindar dari likuidasi.
3. Hindari Menambah Kontrak pada Posisi Rugi
Hindari menambah jumlah kontrak pada posisi yang sedang merugi untuk meminimalkan risiko likuidasi. Menambah kontrak pada posisi rugi justru akan menaikkan harga likuidasi posisi secara keseluruhan.
Perlu Bantuan Lebih Lanjut?
Untuk pertanyaan atau masalah lebih lanjut, silakan kunjungi Pusat Bantuan kami atau gunakan chatbot kami untuk bantuan.
Kami siap membantu. Selamat berdagang!