Apa Perbedaan antara Perpetual dan Futures Tradisional?
Kontrak Perpetual mirip dengan kontrak Futures tradisional, tetapi dengan satu perbedaan utama: Kontrak Perpetual tidak memiliki tanggal kedaluwarsa atau penyelesaian.
Kontrak Perpetual berusaha memanfaatkan karakteristik kontrak Futures (tanpa pengiriman komoditas sebenarnya), sembari meniru perilaku pasar Spot untuk meminimalkan selisih harga antara harga Futures dan Mark Price. Hal ini menjadi peningkatan signifikan dibanding kontrak Futures tradisional, yang dapat memiliki perbedaan harga yang lama atau bahkan tak berubah dibanding harga Spot.
Ada beberapa poin kunci yang perlu diketahui trader saat menggunakan Kontrak Perpetual:
Mark Price
Untuk mencegah manipulasi pasar dan memastikan harga Kontrak Perpetual selaras dengan harga Spot, Mark Price digunakan untuk menghitung Profit & Loss (P&L) yang belum terealisasi bagi seluruh trader.
Maintenance Margin
Trader perlu memahami level Maintenance Margin, di mana auto-liquidation akan terjadi apabila Total Account Value berada di bawah level tersebut. Kami menyarankan para trader untuk menutup posisi mereka di atas Maintenance Margin guna menghindari forced liquidation.
Funding
Ini adalah tingkat pertukaran di antara posisi long dan short untuk pendanaan berikutnya. Jika funding rate positif, posisi long membayar posisi short. Jika negatif, posisi short membayar posisi long.
Perlu Bantuan Lebih Lanjut?
Untuk pertanyaan atau masalah lebih lanjut, silakan kunjungi Pusat Bantuan kami atau gunakan chatbot kami untuk bantuan.
Kami siap membantu. Selamat berdagang!